Dibalik Kesuksesan CEO LinkedIn

.
Reid Hoffman, Pendiri LinkedIn



Reid Hoffman biasa dipanggil dengan nama pendek Hoffman. Sejak kecil Hoffman sangat gemar membaca. Bacaan favoritnya adalah tulisan berbau sains fiksi. Dari bacaan itu Hoffman mendapat gambaran bagaimana dunia dapat diubah dengan teknologi.

Hoffman sejak kecil sangat hobi main game RPG/ game sains fiksi. Sejak usia 12 tahun Hoffman mulai bekerja di perusahaan Chaosium sebagai editor. Lokasi perusahaan tersebut berada di Oakland yang tak jauh dari rumahnya. Saat menginjak usia 14 tahun, pada tahun 1982 Hoffman berhasil mengembangkan game Boderlands yang menjadikannya memiliki pendapatan setara dengan desainer permainan sekelas Steve Perrin, Sandy Petersen dan Greg Stafford.

Borderlands (1982)

Sejak tinggal di California, Ayah Hoffman mengajaknya demo menentang Perang Vietnam yang dilakukan oleh Pemerintah. Ia berada di pangkuan Ayahnya yang berusaha menjauhkannya dari gas air mata untuk membubarkan demonstran.

Hoffman pergi bersekolah di Putney School pada tahun usia 12 tahun tanpa sepengetahuan orang tuanya. Di Putney Shool, selain belajar akademis, ia juga belajar menjadi pandai besi, mengolah kayu dan bekerja di pertanian dan seni. Dimana tidak dilakukan di sekolah lain. Hoffman menanam sirup maple, menunggangi lembu dan memepelajari epistemologi agar bisa lulus. Hoffman lulus dari Universitas Standford pada tahun 1990 dengan gelar B.S. meengambil program studi Sistem Simbolik dan Ilmu Kognitif. Hoffman juga lulus dari Universitas Oxford pada tahun 1993 dengan gelar M.st. mengambil jurusan Filsafat. Alasannya mengambil filasafat adalah ilmu tersebut mengajarkan mengenai sifat manusia, internet konsumen dan kewirausahaan.

Hoffman juga memiliki pemikiran tentang adanya lapisan sosial pada masyarakat. Menurutnya pendiri-pendiri perusahaan memiliki beberapa North Star (Bintang Utara) yang sangat penting untuk mengembangkan produk, mengetahui bagaimana masyarakat berkembang dan apa yang dapat orang lakukan dengan teknologi. Media dapat menghubungkan satu sama lain, berkomunikasi, berkoordinasi, bertemu satu sama lain, saling memahami. Bahkan dapat menghasilkan hal-hal yang berguna bagi masyarakat.

Filsafat menjawab pertanyaan yang muncul seperti siapa kita sebagai individu dalam masyarakat, dan siapa kita seharusnya. Dibanding keterampilan teknis, seperti pola pikir pengkodean, dan struktur data yang tetap. Filsafat adalah kombinasi psikologi, sosiologi, dan ekonomi bersama dengan apa yang mungkin dilakukan di teknologi, kombinasi itu dimungkinkan lebih banyak oleh pemikiran filosofis.


Pada tahun 1994 Hoffman bergabung dengan Apple Computer. Hoffman pertama kalai memulai usahanya sendiri dengan membuat SocialNet.com. Yakni semcam situs dating online. Kemudian pada tahun 1996 Hoffman bekerja di eWorld yang diakuisisi oleh AOL. Hoffman kemudian bergabung dengan PayPal pada tahun 1997 dan menjadi Chief Operating Officer PayPal di tahun 2000. PayPall kemudian diakuisi oleh e-bay pada tahun 2002 senilai $ 1,5 milyar. Setelah itu karyawan PayPal, termasuk Hoffman meninggalkan perusahaan.

Pada tahun yang sama, Hoffman mendirikan LinkedIn dan Ia menjadi CEO-nya. Kelihaian Hoffman dalam berjejaring, membuatnya menjadi seseorang yang menyiapkan pertemuan antara Mark Zuckerberg sebagai pendiri facebook dengan investornya Peter Thiel. Setelah itu ia terus menerus menghubungkan pengusaha, insinyur dan investor.


Hoffman kemudian mengurangi perannya di LinkedIn dan bergabung dengan Greylock Partners pada tahun 2009. Yaitu perusahaan modal ventura yang menjadi investor raksasa-raksasa teknologi, termasuk Facebook dan Airnb. Pada tahun 2012, LinkedIn telah memiliki pengguna sebanyak 187 juta yang tersebar lebih dari 200 negara. Forbes menyebut LinkedIn sebagai “alat jejaring sosial paling menguntungkan yang tersedia bagi pencari kerja dan profesional bisnis”.

Posting Komentar

0 Komentar